Jangan bertanya mengapa aku menulis ini..
Jangan bertanya apa maksud tulisanku kali ini..
Tidak usah terlalu dipikirkan apa yang akan kamu baca..
Tidak usah dipikirkan apabila kamu sudah membaca..
Aneh memang. Aku sendiri tidak mengerti kenapa jari-jariku mencoba meraih laptop kesayangan ini. Aku mulai membuka browser dan mengetik rifdadu.blogspot.com lalu muncul yaaa.. blog ini. Ada sedikit keraguan untuk menuliskan sesuatu disini, aku memandang ke arah samping laptop ini, ada setumpuk buku, spesifiknya kurang jelas ada berapa buku, yang jelas ada 4 macam mata pelajaran. Ingin sekali aku meraih buku-buku itu, sekedar membuka lembaran-lembarannya, tetapi ahh tetap saja jariku lebih memilih untuk berada di atas keyboard.
Mungkin cerita di atas tidak penting, maka abaikanlah..
Kita masuk topik sesuai dengan judul post kali ini "A Walk To Remember" atau dalam bahasa Indonesianya bisa diartikan "Jalan Untuk Mengingat" (benarkan apabila salah) apapun artinya, itu adalah judul, topik, tema, yang mengacu pada sesuatu yang terjadi pada past time atau masa lalu.
Mungkin post kali ini bisa dikatakan sebagai post penggalauan seorang remaja yang baru menerima KTP, penggalauan tentang masalalunya.
Sebenarnya ini bukanlah penyesalan, tetapi hanya renungan atas apa yang pernah aku perbuat kepada masa lalu ku.
Aku ingat betul tentang canda tawa tangis bersama. Dan pada endingnya tidak lepas dari tangis pula. You know, ini semacam perjalan hidup seorang remaja entah itu wanita ataupun pria, dengan kedewasaan yang masih labil dan terus mencari jati dirinya.
Lucu memang apabila kita sekarang mengingat perjalan menuju dewasa itu, terspesial tentang romantisa remaja, tentang cinta yang menggebu-gebu, gejolak rasa ingin diperhatikan lawan jenis.
Akupun, sama halnya dengan anak-anak yang lain merasakan hal yang sama.
Oke ini sudah sedikit melenceng dari tujuanku menulis postingan ini, andai saja "dia" membaca, mungkin dia akan mengerti maksud yang akan ku tulis kali ini.
Aku memiliki masalalu, ya masalalu. Dulu aku sadar aku belum begitu bisa memaknai tentang cinta, hingga aku menemukan cinta yang kedua. Dia yang banyak mengajariku banyak hal, mencetak pribadi untuk bisa lebih dewasa dalam menghadapi masalah, membuka mataku bahwa di luar banyak sekali kehidupan yang sangat kejam, sehingga kini aku bisa bersyukur atas apa yang telah diberikan Alloh SWT.
Itu pertama kalinya aku bertemu seseorang yang begitu kuat dengan masalah yang menimpa hidupnya, dia membuatku kagum.
Kita menjalin hubungan, memang tak begitu lama, hanya kurang dari satu setengah tahun, aku merasa kehadiranku justru membuatmu lemah, ini pandanganku, tentunya dia pasti akan berkata lain, dia mengira kehadiranku membuatnya kuat tetapi sebenarnya tidak. Dia harus bisa "with or without me". Aku yakin dia adalah pria yang hebat dan kuat, aku tau.
Inti dari posting ini hanyalah mengingatkan kembali kepada kita, bahwa kita hidup di dunia ini sudah ada yang menentukan. Kita tidak boleh berkecil hati ketika ada masalah yang menerpa kehidupan kita. Kita juga tidak bisa selalu bergantung dengan oranglain, kita harus memiliki semangat untuk orang-orang yang kita sayangi dan terutama tentu untuk diri kita sendiri. Jangan hanya tinggal diam dan menunggu, jangan terlalu lama menyesali keadaan, kita harus bergerak maju, tidak hanya bergerak maju, kita juga harus mampu mengubahnya menjadi lebih baik.
Semangat.
Terimakasih untuk menginspirasiku.
Aku, kamu, dia, lakukan yang terbaik!
-frkebo-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar